Belajar Figma dari Basic Sampai Bisa Membuat Prototype
Cerita perjalanan gw belajar Figma dari mengenal tools dasar sampai akhirnya bisa membuat desain UI dan prototype sederhana.
Awalnya gw mengenal Figma cuma sebagai aplikasi untuk membuat desain tampilan website atau aplikasi.
Waktu pertama kali mencoba, jujur gw masih cukup bingung dengan banyaknya tools dan fitur yang ada. Gw belum terlalu paham fungsi masing-masing bagian dan masih sering coba-coba sendiri.
Dari situ gw mulai belajar Figma sedikit demi sedikit, mulai dari hal yang paling dasar sampai akhirnya bisa membuat desain dan prototype sederhana.
Mulai dari Basic
Pertama kali belajar, gw mencoba mengenal bagian-bagian dasar yang ada di Figma.
Gw mulai dari membuat Frame, menambahkan Text, membuat bentuk menggunakan Rectangle, mengatur warna, dan mengubah ukuran objek.
Kelihatannya sederhana, tetapi saat pertama kali mencoba gw masih sering salah memilih ukuran atau posisi objek.
Gw juga mulai belajar bagaimana cara mengatur jarak antar elemen supaya desain yang dibuat terlihat lebih rapi.
Mulai Membuat Desain Sederhana
Setelah mulai memahami tools dasar, gw mencoba membuat tampilan halaman website sederhana.
Di tahap ini gw mulai memperhatikan beberapa hal seperti:
- Posisi tombol
- Ukuran tulisan
- Warna
- Jarak antar elemen
- Susunan layout
Dari sini gw mulai sadar kalau membuat desain bukan cuma soal membuat sesuatu terlihat bagus.
Penempatan setiap elemen juga harus dipikirkan supaya orang yang melihat desainnya bisa memahami apa yang harus dilakukan.
Belajar Component dan Elemen yang Bisa Dipakai Lagi
Setelah cukup nyaman dengan basic, gw mulai mencoba fitur seperti Component.
Fitur ini cukup membantu ketika ada elemen yang digunakan berulang kali, misalnya tombol atau card.
Daripada membuat elemen yang sama dari awal berkali-kali, gw bisa membuat satu component dan menggunakannya kembali.
Awalnya gw masih sering bingung ketika mengatur component, tetapi setelah beberapa kali mencoba gw mulai mengerti cara kerjanya.
Mulai Mencoba Prototype
Bagian yang paling menarik buat gw adalah ketika mulai belajar Prototype.
Sebelumnya desain yang gw buat cuma berupa tampilan yang tidak bisa diklik.
Setelah menggunakan prototype, beberapa bagian dari desain bisa dibuat saling terhubung.
Misalnya ketika tombol login ditekan, halaman bisa berpindah ke halaman dashboard.
Contoh sederhana yang gw coba adalah:
Halaman Login
↓
Tombol Login
↓
Dashboard
Dari sini gw mulai merasa kalau desain yang gw buat sudah mulai terasa seperti sebuah website atau aplikasi sungguhan.
Tidak Langsung Bisa
Proses belajar Figma juga tidak selalu berjalan lancar.
Beberapa fitur masih terasa membingungkan dan terkadang gw harus mencoba berkali-kali untuk mendapatkan hasil yang sesuai.
Ada juga saat ketika desain yang gw buat terlihat berbeda dari yang gw bayangkan.
Tapi semakin sering digunakan, gw mulai lebih terbiasa dengan tools yang ada.
Yang awalnya harus mencari-cari fungsi sebuah tool, lama-lama mulai bisa menggunakannya tanpa terlalu banyak berpikir.
Sampai Bisa Membuat Prototype Sederhana
Setelah belajar dari basic sampai mencoba beberapa fitur, akhirnya gw mulai bisa membuat desain UI sederhana dan menghubungkan beberapa halaman menggunakan prototype.
Walaupun hasilnya masih jauh dari sempurna, menurut gw ini sudah menjadi perkembangan dibanding ketika pertama kali membuka Figma dan belum tahu harus mulai dari mana.
Dari pengalaman ini gw jadi lebih tertarik untuk mempelajari bagian desain UI dan mencoba menerapkannya ke project yang gw buat.
Penutup
Belajar Figma buat gw merupakan salah satu proses belajar yang cukup menarik.
Gw mulai dari hal yang sangat dasar, mencoba memahami tools satu per satu, kemudian membuat desain sederhana sampai akhirnya bisa membuat prototype.
Gw masih ingin terus belajar karena masih banyak fitur Figma yang belum gw kuasai.
Tapi setidaknya sekarang gw sudah tidak lagi melihat Figma sebagai aplikasi yang penuh dengan tools yang membingungkan.
Gw mulai melihat Figma sebagai salah satu alat yang bisa membantu gw menuangkan ide sebelum sebuah website atau aplikasi dibuat.